Wednesday, 13 November 2013

WHY SOME ULAMA SAY TRANSLATION OF THE QUR’AN IS HARAM!


Even eminent English Professors who mastered Arabic and who have translated great classical Arabic masterpieces into English hesitated to translate the Qur’an into English. Why?


An eminent translator of the Qur’an, Muhammad Asad says:
“No doubt, some of the translators of the Qur'an whose works are accessible to the Western
public can be described as outstanding SCHOLARS IN THE SENSE OF HAVING MASTERED THE ARABIC grammar and achieved a considerable knowledge of Arabic literature; but this mastery of grammar and this acquaintance with literature cannot by itself, in the case of a translation from arabic (AND ESPECIALLY THE ARABIC OF THE QUR'AN), render the translator independent of that intangible communion with the spirit of the language which can be achieved ONLY BY LIVING WITH AND IN IT.”

M.Asad then attacks the Western Orientalists who have translated many Arabic masterpieces but when they attempted to translate the Qur’an, ….”their translations have remained but distant, and faulty, echoes of its meaning and spirit.”

The language of ‘human books’ even though written by great ulama are far easier to translate than the Qur’an. In fact, one DOES NOT even need a good knowledge of BALAGHAH to translate most Arabic classics written by al-Ghazzali, ash-Shafi’i, Ibn Arabic etc. THE LANGUAGE OF ANY ULAMA HAS NO MATCHED WITH THE LANGUAGE OF GOD HIMSELF!

The Qur’an requires high level of balaghah and ‘feel’ of its aesthetic i’jaz (miracle). A simple example of controversy found in the Prof. Ma Jian Translation endorsed by Saudi government: the 2nd ayat of Surah al-Baqarah, dzalikal-kitaab is translated as 这部经 (zhe4 bu4 jing1). Note that ‘kitaab’ is translated as 经 (jing1) i.e. ‘sacred book’. A very simple word ‘kitaab’ which is usually translated as ‘book’ or ‘scripture’ in almost every translation of the Qur’an. In reality, ‘kitaab’ in this context DOES NOT NECESSARILY MEAN ‘BOOK’ or 经 JING1. Kitaab in classical Arabic also means ‘order, command, decree’ or ‘writ’ or ‘revelation’ or ‘prescription’. In this context, Muhammad Asad translated it as ‘divine writ’. Even ‘dzalika’ in this context does not mean 这 zhe4 as opposed to 那 na4. It is rather emphatical. ‘Allah’ is here translated as真主 zhen1 zhu3, meaning ‘the True Guardian’ can raise the eyebrows of the surrounding controversy regarding kalimah Allah in Malaysia! Of course, if one reads classical tafsirs such as Ibn Kathir, Tabari, Razi, Alusi, we find that Kufan ulama of Arabic language interpreted ‘Allah’ as al-Ilah (The God). Imagine how many ulama in Malaysia proficient in Arabic have ignored this fact. There is a huge khilaf concerning the meaning of ‘Allah’.

So, therefore we hope that tomorrow, WE SHOULD NOT BE TOO ENTHUSIASTIC in presenting ourselves to the Chinese and Malay journalists. Any RELIABLE committee of Quranic translators MUST include NATIVE ARAB SPECIALISTS IN BALAGHAH. Non-native speakers, no matter how superb their qualification and knowledge in ARabic such as Chinese, Malay, Indian cannot match the balaghah level of a native Arab specialist in Balaghah because he has the inside ‘feel’ of the language. This point must made clear SO THAT WE ARE NOT REGARDED AS ‘MUALLAF’, IGNORANT OF THE TRUE CHALLENGES OF TRANSLATING THE QUR’AN.

Indeed, translation of the Qur’an is haram but translation is needed in view of the ‘DARURAH’
of dakwah. That’s why Muhammad Asad calls his work ‘INTERPRETATION’, rather than ‘translation’.

Moga Allah swt berkati the signing of MOU kita utk hasilkan ‘terjemahan/tafsiran’ al-Qur’an esok demi dakwah, bukan demi kehebatan diri kita ini.

XIFU NASER AL-MAJNUN
fb: “xifu naser II”
hp: 011-3310-2071

19 KEISTIMEWAAN WANITA MENURUT HADITS


1. Doa wanita itu lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki,ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut,jawab baginda,"Ibu lebih penyayang dari pada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."


2. Wanita yang salehah (baik) itu lebih baik dari pada 1000 lelaki yang saleh.

3. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya,derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takut akan ALLAH,dan orang yang takut akan ALLAH SWT akan di haramkan api neraka ke atas tubuhnya.

4. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah saw di dalam surga).

5. Barang siapa membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah lalu di berikan kepada keluarganya) maka pahalanya seperti melakukan amalan bersedekah,hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki.

6. Surga itu di bawah telapak kaki ibu.

7. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta sikap bertanggung jawab,maka baginya adalah surga.

8. Apabila memanggil akan dirimu dua orang ibu bapakmu,maka jawablah panggilan ibumu terlebih dahulu.

9. Dari pada Aisyah r.a. berkata,"Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari pada anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka,maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka."

10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutuplah pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga masuklah dari mana saja pintu yang dia kehendaki dengan tidak di hisab.

11. Wanita yang taat pada suaminya,maka semua ikan-ikan di laut,burung di udara,malaikat di langit,matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama dia taat kepada suaminya serta menjaga salat dan puasanya.

12. Aisyah r.a berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?" Jawab Rasulullah SAW "Suaminya." "Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah SAW,"Ibunya."

13. Perempuan apabila sholat lima waktu,puasa di bulan Ramadhan,memelihara kehormatannya serta kepada suaminya,masuklah dia dari pintu surga mana saja yang di kehendaki.

14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama,maka ALLAH SWT memasukkan dia ke dalam surga terlebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya,maka beristighfarlahpara malaikat untuknya,ALLAH SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin,maka ALLAH SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan ALLAH.

17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak,keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

18. Apabila telah lahir anak lalu di susui,maka bagi ibu itu setiap satu tegukan dari pada susunya diberi satu kebajikan.

19. Apabila semalaman seorang ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit,maka ALLAH SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama ALLAH SWT.

Subhanallah..
semoga para istri bisa menjadi pakaian yang baik bagi suami dan para suami bisa menjadi pakaian yang baik bagi istri dan yang belum punya jodoh,semoga ALLAH kirimkan jodoh dan segera menikah. Aamiin.

(Cantumkan jika ada doa khusus untuk ibu dan juga doa yang lainnya,agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)

Sumber: Facebook (I Love Islam)
13.11.2013

14 KEMULIAAN WANITA MUSLIMAH YANG SEDANG HAMIL.

1. Apabila seorang perempuan mengandung dalam rahimnya,maka beristighfarlah para malaikat untuknya.ALLAH SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.


2. Apabila seorang perempuan mulai sakit hendak bersalin atau melahirkan,maka ALLAH SWT mencatatkanbaginya pahala orang berjihad di jalan ALLAH SWT.

3. Apabila seorang perempuan melahirkan anak,hilanglah dosa²nya seperti keadaan ia baru dilahirkan.

4. Apabila telah lahir anaknya lalu di susuinya,maka bagi ibu itu setiap setegukan dari pada susunya diberi 1 kebajikan.

5. Apabila semalaman si ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit,maka ALLAH SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama ALLAH SWT.

6. Rakaat shalat wanita yang sedang hamil adalah lebih baik dari pada 80 rakaat shalat wanita yang tidak hamil.

7. Wanita yang memberi minum air susu (ASI) kepada anaknya dari dirinya sendiri akan mendapat 1 pahala pada tiap² tetes susu yang diberikannya.

8. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari karena menjaga anaknya yang sakit akan diampunkan oleh ALLAH SWT seluruh dosanya dan bila ia menghibur hati anaknya ALLAH memberi 12 tahun pahala ibadah.

9. Wanita yang hamil akan dapat pahala terus berpuasa pada siang hari.

10. Wanita yang hamil akan dapat pahala terus beribadah pada malam hari.

11. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun shalat dan puasa, serta setiap kesakitan pada 1 uratnya ALLAH SWT mengkurniakan 1 pahala haji.

12. Sekiranya wanita mati di masa 40 hari selepas bersalin,dia akan dianggap sebagai mati syahid.

13. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempo (2,5 tahun), maka malaikat² dilangit akan kabarkan berita bahwa syurga wajib baginya.

14. Jika wanita memberi susu dirinya pada anaknya yang menangis,ALLAH SWT akan memberi pahala 1 tahun shalat dan berpuasa.

Subhanallah...
Betapa mulianya wanita hamil, tentunya dengan jalan kehamilan yang diridhai oleh ALLAH SWT,

(Cantumkan jika ada doa khusus untuk ibu dan juga doa yang lainnya,agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.

Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca tausiah ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan tausiah ini.

Aamiin ya Rabbal'alamin.

Sumber: Facebook - I Love Islam


SEKADAR UNTUK BERKONGSI ILMU - MAAL HIJRAH


Forum Santai Maal Hijrah - 5 November 2013
Masjid Al Ridhuan, Hulu Kelang, Selangor
Moderator: Al Fadhil Ustaz Haslin Bollywood
Ahli Panel: Al Fadhil Ustaz Badlishah
Shamsul Ghau Ghau
Ali (XPDC)

Hijrah bermaksud ‘Perpindahan’ – perpindahan Rasulullah SAW dari Kota Makkah ke Kota Madinah. Penghijrahan ini bukanlah bermakna melarikan diri atau takut, tetapi adalah untuk menyusun kembali strategi dakwah Rasulullah SAW.
Peristiwa Hijrah ini amat penting untuk kita hayati agar tercapai maksud sebenar Hijrah ini. Persoalannya ialah berapa ramai diantara umat Islam di Malaysia yang benar-benar menghayati falsafah dan sejarah disebalik peristiwa hijrah ini…. Kita lebih peka menyambut Tahun Baru Masehi dengan berbagai azam dan pelbagai hiburan yang melalaikan. 
Tanpa penghayatan konsep Hijrah inilah akan membawa kepada kegagalan umat Islam sendiri.. umat Islam dipandang hina dan dilabel sebagai ganas… 
Konsep Hijrah akan gagal sekiranya umat Islam tidak bersatu padu, sentiasa bertelagah sesame sendiri, mencari kesalahan orang dan suka mengkritik sahaja..perpecahan hanya mengundang kegagalan dalam apa jua matlamat yang hendak dicapai…

Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud:”Orang yang berhijrah ialah orang yang meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah.” (Hadis riwayat Abu Dawud)
Maknanya, hijrah difahami sebagai perpindahan daripada suatu keadaan tidak baik kepada keadaan yang lebih baik. Contohnya, meninggalkan ajaran bertentangan dengan Islam dan kembali kepada ajaran Islam sebenar.
Marilah kita muhasabah diri untuk berubah daripada kejahilah kepada berilmu dan mendaulatkan Islam sebagai satu cara hidup….

Sunday, 10 November 2013

2013 : KLUANG MALL, KLUANG, JOHOR

LOKASI: KLUANG MALL, KLUANG, JOHOR
TARIKH: 8 - 10 NOVEMBER 2013

Perjalanan dari Kuala Lumpur ke Kluang, Johor - 265 km

Yayasan Jantung Malaysia bersama Kluang Mall Management menganjurkan Program Minggu Jantung Kluang 2013 pada 8 hingga 10 November 2013 bertempat di Ruang Legar, Kluang Mall, Kempen ini mendapat kerjasama dari Lions Club of Kluang dengan bantuan tenaga jururawat dari Kluang Utama Specialist Hospital dan Pejabat Kesihatan Daerah Kluang.
Seramai 321 orang telah menjalani Ujian Saringan Kesihatan selama 3 hari kempen ini dijalankan. 

KLUANG MALL, KLUANG, JOHOR



Kluang Mall telah dibuka kepada orang ramai pada 24 Disember 2008. Ia merupakan kompleks membeli belah yang terbesar di bandar Kluang, Johor. Kompleks setinggi 5 tingkat ini dibangunkan oleh Tenaga Nusantara Sdn Bhd, sebuah syarikat yang mempunyai kaitan dengan Majupadu Development Sdn Bhd.


PROGRAM MINGGU JANTUNG 
KLUANG 2013



Menyambut ketibaan Timbalan Pegawai Daerah Kluang

Timbalan Pegawai Daerah Kluang menandatangani buku Tetamu




Persembahan 'J-Robik' (Johor Robik) oleh setaf Klinik 1Malaysia Kluang Johor








KLUANG, JOHOR

Kluang adalah merupakan sebuah Bandar di Johor yang terletak kira-kira 105 km dari utara Johor Bahru. Kluang merupakan Bandar ketiga terbesar di Johor selepas Johor Bahru dan Batu Pahat.
Nama Kluang berasal dari perkataan Melayu “Keluang” iaitu sejenis kelawar besar atau kelawar buah. Haiwan ini dikatakan wujud dengan banyak di daerah Kluang beberapa dekad yang lalu.
Bandar Kluang telah wujud seawall tahun 1910. Lembaga Bandaran Kluang ditubuhkan pada tahun 1920 dengan mempunyai 5,000 orang penduduk. Lembaga Bandar Kluang telah dinaiktaraf menjadi Majlis Bandar Kluang pada tahun 1957 dengan Pegawai Daerah Kluang sebagai Yang DiPertua.
Dengan langkah penyusunan semula Majlis Tempatan, maka pada 1.1.1997 Majlis Bandaran Kluang telah disatukan dengan 5 Majlis Tempatan yang lain bagi membentuk Majlis Daerah Kluang Utara di bawah Akta Kerajaan Tempatan 1976 (Akta 171). Pentadbiran Majlis Daerah Kluang Utara telah diperluaskan dengan merangkumi kawasan seluas 126.5 m persegi dengan penduduknya melebihi 65,000 orang.
Majlis Daerah Kluang Utara dinaiktaraf kepada Majlis Perbandaran Kluang pada 31 Januari 2001.




Sepanjang program di Kluang Mall, kami menginap di Extreme Boutique Hotel yang terletak lebih kurang 3.5 km dari Kluang Mall. 

Extreme Boutique Hotel
No. 2, Jalan Intan 1/1
Taman Intan
86000 Kluang, Johor
Tel: 07-773 9999


Bersolat Jumaat di Masjid Jamek Kg. Melayu Kluang




HENTIAN REHAT AIR KEROH, MELAKA
Dalam perjalanan pergi dan balik, kami telah singgah makan tengahari di Hentian Rehat Air Keroh di Melaka. 







Zulheimy Maamor
YJM at Kluang Johor
8-10 Nov 2013

Wednesday, 30 October 2013

CARA MUDAH DIDOAKAN OLEH MALAIKAT


Dalam keseharian, kita akan merasa bahagia bila mendapatkan doa dari tokoh yang kita hormati, entah itu orangtua, pak ustad, bapak kyai, atau juga orang-orang yang kita pandang sebagai orang shalih. Terbayangkah kita bahawa sebenarnya kita juga mendapat peluang (kesempatan) didoakan oleh makhluk-Nya yang sungguh mulia yaitu para malaikat. Dan tentu saja untuk mendapatkan doa malaikat, kita tidak perlu mengundang mereka untuk hadir dalam perjamuan kita. 


Prof Dr Fadhl Illahi dalam Man Tushalli ‘alaihimul Malaikat Wa Nian Tal’anuhum, menjelaskan banyak cara yang sangat mudah untuk mendapatkan doa yang sangat mulia itu. Salah satunya dengan duduk menunggu waktu shalat berjamaah.

Diantara hamba yang paling berbahagia yang dimintakan ampun dan didoakan mendapat rahmat oleh malaikat adalah hamba yang duduk menunggu waktu shalat dan ia dalam keadaan berwudhu.

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah رضي الله عنه , bahwa Rasulullah bersabda yang artinya, 

|| ”Tidaklah salah seorang daiantara kalian duduk untuk menunggu waktu shalat selama ia tidak berhadats, melainkan malaikat berdoa untuknya,”(yang artinya) Ya Allah ampunilah ia, berilah rahmat ia.” (Shahih Muslim I-460)

Imam Ibn Khuzaimah meriwayatkan hadits yang serupa dalam Shahihnya, bahwa ia menyatakan Bab keutamaan duduk di masjid menunggu waktu shalat, pembahasan tentang shalawat malaikat kepadanya, doa mereka kepadanya selama ia tidak berhadath. (Shahih Ibn Khuzaimah II-379).

Saudaraku, begitu mudahnya mendapatkan kesempatan mulia ini. Begitu indah dan mudah juga murah. Seseorang yang duduk di masjid untuk menunggu shalat lalu ia dihitung mengerjakan shalat. Ia didoakan oleh malaikat dengan doa ampunan dan rahmat.

Ya Allah mudahkanlah kami dan saudara-saudara kami untuk dapat melaksanakan amalan yang penuh berkah ini.

Saudaraku, bahwa orang-orang shalih generasi terdahulu, sangat menyukai amalan mulia ini dan mereka senantiasa berupaya untuk dapat melaksanakannya. 

Dalam At Thaqatul Kubra VI 174-175, bahwa Husein (salah satu perawi) bahwa ia berkata, fulan memberitahu aku bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, yang artinya,

|| ”Seorang diantara kalian masih saja dalam keadaan shalat selama ia berada di tempat shalatnya menungu shalat.”

Dalam riwayat Ibn Sa’ad, para malaikat berkata,

|| ”Ya Allah ampunilah ia. Ya Allah, berilah rahmat ia.”

Dalam al-Musnad , hadits no 13668 XXI-247, bahwa Imam Ahmad, Ibn Khuzaimah, Ibn Hibban dan Dhiyauddin al-Muqaddisi meriwayatkan dari Anas رضي الله عنه , bahawa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, yang artinya, 

|| “Sesungguhnya doa antara adzan dan iqamah tidak ditolak, maka berdoalah kalian.”

Inilah salah satu keberkahan tambahan yang tidak kalah mulianya, sebagai bagian dari rangkaian amalan duduk menunggu waktu shalat, dimana hal ini memungkinkan bagi seseorang untuk bermunajat berdoa. Rasulullah bahkan memberikan khabar gembira bahwa doa seseorang antara adzan dan iqamah tidak akan ditolak.

Ya Allah berilah kami kemampuan dan kemudahan, agar kami dapat melaksanakan amalan yang mulia ini.

Allahu a’lam.

Sumber: Prof Dr Fadhl Illahi : Man Tushalli ‘alaihimul malaikat wa nian Tal’anuhum

(harapansatria.blogspot.com)
________________
“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula)” (Ar-Rahman: 60) 
هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Shared By: bicara.hidayah 2 ( .. buat diriku ..)

Sumber: Facebook - Bicara Hidayah
30.10.2013

Tuesday, 29 October 2013

Tanda Meninggal Husnul Khotimah


Meninggal dunia dalam keadaan Khusnul Khatimah atau akhir yang baik merupakan dambaan setiap insan. Setidaknya ada 4 buah hadits dan 1 ayat Al Qur'an yang dijadikan rujukan untuk menentukan tanda mati yang baik ini. Menurut Al Imam Al Abani ra dalam kitabnya, Ahkamul Jana'iz Wa Bida'uha, setidaknya tanda- tanda meninggal khusnul khatimah antara lain sebagai berikut :


1. Mengucapkan syahadat ketika hendak meninggal.

Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat Laa ilaaha Illallah ia akan masuk surga. (HR. Al Hakim).

2.Dahi berkeringat.

Rasulullah SAW bersabda, "Meninggalnya seorang mukmin dengan keringat di dahi." (HR. Ahmad).

3. Meninggal pada malam atau siang hari Jum'at.

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada seorang muslim pun yang meninggal pada hari jum'at, kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur." (HR. Ahmad, At Tirmidzi).

4. Meninggal syahid di medan perang. 

Allah SWT berfirman dalam QS Ali 'Imran : 169. janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup[1] disisi Tuhannya dengan mendapat rezki. 170. mereka dalam Keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka[2], bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. 171. mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.

Penjelasan ayat: 
[1] Yaitu hidup dalam alam yang lain yang bukan alam kita ini, di mana mereka mendapat kenikmatan-kenikmatan di sisi Allah, dan hanya Allah sajalah yang mengetahui bagaimana Keadaan hidup itu.
[2] Maksudnya ialah teman-temannya yang masih hidup dan tetap berjihad di jalan Allah s.w.t.

5. Meninggal dalam keadaan beramal saleh.

Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallah karena mengaharapkan wajah Allah, yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga.

Siapa yang berpuasa sehari karena mengharapkan wajah Allah SWT, yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga.

Siapa yang bersedekah dengan satu sedekah karena mengharapkan wajah Allah SWT, yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga." (HR. Ahmad).

Subhanallah... Ya Allah semoga kelak saat kita di ambil nyawanya dalam keadaan khusnul khatimah, Aamiin ya Rabbal 'Alamin.

(Cantumkan jika ada doa khusus untuk ibu dan juga doa yang lainnya,agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.

Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca tausiah ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan tausiah ini.

Aamiin ya Rabbal'alamin

Sumber: Facebook - Sucikan Hati dari Penyakit Hati

HATI YANG PALING JAUH DARI ALLAH


Ibnul Qayyim berkata: “Sesungguhnya di dalam hati terdapat ruang kosong dan kekurangan yang tak dapat diisi oleh suatupun kecuali Allah, terdapat sesuatu yang kusut yang tidak dapat diurai kecuali dengan pendekatan diri kepada Allah, terdapat penyakit yang tak dapat disembuhkan selain dengan sikap ikhlas dan beribadah hanya kepada-Nya. Tidaklah seorang hamba dihukum dengan sesuatu yang lebih berat dari kekerasan hati dan keterjauhan dari Allah. Sungguh api itu diciptakan untuk melunakkan hati yang kasar. Sesungguhnya hati yang paling jauh dari Allah adalah hati yang keras, dan sebagaimana diketahui, bilamana hati telah mengeras, maka air mata sulit mengalir dan mata menjadi kering (Tidak mudah menangis). Ia terasa berat mengalirkan air mata baik di saat berdzikir, takut kepada Allah ataupun ketika tunduk bersimpuh di hadapan Allah.


“Barangsiapa menghendaki hatinya bersih hendaklah ia lebih mementingkan Allah Ta’ala daripada memenuhi tuntutan syahwatnya, sebab hati yang senantiasa berlumuran maksiat terhalang dari cahaya Allah sesuai kadar keterkaitanya dengan syahwat tersebut. Hati adalah bejana-bejana Allah di atas bumi-Nya, dan yang paling disukai-Nya adalah hati yang paling jernih dan lembut.” (Lihat kitab ‘Al-Fawaid’ hal. 128).

Betapa banyak telinga hati telah mendengar nasihat dan petua, juga santapan ruhani dari para penasihat pagi dan petang, akan tetapi tidak juga ia mampu meresponnya bahkan kukuh dalam kekerasannya ayat-ayat al-Qur’an yang sampai kepadanya hanya menambah kekerasan, keangkuhan dan kegersangannya seakan pada pintunya dibentangkan pintu besi sehingga menghalangi kebenaran dan sejuknya dzikir yang sampai pada pemilik.

Benarlah apa yang diucapkan seorang penyair:

Dzikir menghidupkan hati
Laksana hujan yang menghidupkan bumi kering
Dzikir, selamanya tiada berguna bagi hati-hati yang keras
Apakah batu bisa melunak kala mendengar ucapan penasehat

Sebagian manusia mampu merinding ketika mendengarkan nasihat dan dapat terpengaruhi jiwanya saat menyimak peringatan, akan tetapi, hal itu hanya sesaat. Perasaan itu sudah hilang ketika ia beranjak dari majlis nasehat dan waktu ia bangun dari mendengar peringatan itu. Akhirnya, ia seakan sama sekali tidak pernah mendengar nasehat apapun, dan peringatan yang baru saja ia dengar sama sekali tidak meninggalkan atau membekaskan pengaruh dan kesan bagi orang demikian tepatlah ucapan Malik Bin Dinar: 

“Apabila fisik sakit, maka makanan, minuman dan bahkan sesungguhnya, istirahatnyapun tidak berguna.” 

Begitu pula, jika hati yang telah mabuk dunia, nasehat apapun tiada berguna baginya. Ia tertipu dan terpedaya dengan kesehatan fisik dan limpahan harta benda yang dimiliki. Ia mengira dirinya dalam kondisi baik baik saja, tak ada masalah, baik baik dan bahkan tak ada sanksi yang menghadangnya. Ia tidak mengetahui ketertipuan dan keterlenaannya, juga perubahan hatinya yang menjadi keras adalah sebesar besar bencana yang menimpanya, sedang ia tidak menyadari itu.

Dikutip dari “Kiat Melembutkan Hati dan Menangis Karena Allah”
Penulis: Abdul Karim bin Abdul Majid ad-Diwaan, 
Pustaka at-Tibyan
________________
“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula)” (Ar-Rahman: 60) 
هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Shared By: bicara.hidayah 2 ( .. buat diriku ..)

Sumber: Facebook - Bicara Hidayah
29 Okt 2013

TAUBAT DI PINGGIRAN HATI


 Ketika kita sedang membaca tulisan ini, apakah dosa terakhir yang telah kita buat sebelum ini? Dalam masa sesaat, seminit, sejam, sehari, seminggu, sebulan dan seterusnya sebelum ini, apakah kita telah melaluinya tanpa sebarang dosa pun yang terpalit di hati? Hakikatnya, kita semua pasti telah melakukan dosa, daripada sekecil-kecilnya hinggalah sebesar-besarnya. Ya, setiap bani Adam itu pasti melakukan dosa, sebaik-baik orang berdosa ialah mereka yang bertaubat. Persoalannya, adakah kita tergolong di kalangan sebaik-baik orang yang berdosa?


Sehebat mana maksiat yang kita lakukan, kita pasti membencinya tatkala kita kembali merenung dan bermuhasabah sendirian. Sepuas mana hati itu merasa dengan dosa yang kita lakukan, pasti ada tersudut perasaan benci, dan menyesal yang teramat sangat atas apa yang telah kita lakukan. Itulah fitrah yang telah Allah ciptakan dalam diri kita. Bukannya kita tidak merasa menyesal, tapi kita selalu menolak rasa penyesalan dan masih terus memenangkan kemaksiatan. Kita ingin bertaubat dengan sebenar-benarnya, namun perasaan ingin bertaubat itu tersisih di pinggiran hati.

Pun begitu, Allah memahami kita lebih daripada kita memahami diri sendiri. Allah itu terlalu besar pengampunannya buat hamba-hamba-Nya. Namun, kita selalu bongkak dan merasa bahawa dosa kita itu lebih besar daripada rahmat Allah dan tak mungkin terampun. Sombong, tidak mahu kembali kepada Allah. Lalu kita berputus asa daripada menagih keampunan dan Rahmat Allah kerana dibohongi perasaan sendiri, dipalingkan oleh syaitan, dikuasai oleh ego yang tidak selayaknya bagi kita. Kita mengeluh sendirian, “ah, aku terlalu berdosa, tak mungkin aku dapat kembali ke jalan yang lurus”, seolah-olah kita itu lemah dan patut dikasihani, namun sebenarnya kita itu sombong dan angkuh terhadap Allah! Sedarkah kita?

Lalu kita terus mengikuti dosa dengan dosa, sedangkan Rasulullah berpesan:

“Bertakwalah kamu kepada Allah di mana sahaja kamu berada, dan iringilah kesalahan kamu dengan kebaikan, nescaya kebaikan itu akan menghapuskan kesalahan tersebut dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.” (HR Tirmidzi)

Jelas bahawa seorang hamba itu tidak dapat lari daripada tergelincir ke lembah maksiat dan dosa, namun dia juga sentiasa dialu-alukan oleh Allah untuk memohon ampunan dan kembali taat. Maka tatkala kita merasakan bahawa kitalah yang paling berdosa dan terlalu besar maksiat yang kita lakukan, kita juga harus sedar bahawa tatkala itu, kitalah yang paling wajib untuk kembali ke pangkuan Ilahi, bertaubat sepenuh hati.

Ya, taubat itu bagi seorang Mukmin bukannya satu pilihan, tapi satu kewajipan kerana dosa itu sesuatu yang tidak dapat dielakkan, besar mahupun kecil.

Itu satu sudut pandang buat mereka yang berdosa, agar kita tidak terjerumus ke dalam tipu daya syaitan yang menghalang kita daripada menagih keampunan Allah biar sebesar mana dosa kita. Jangan biarkan taubat itu tersisih di pinggiran hati, lantas hilang sebelum sempat ia memasuki hati. Namun, dalam satu sudut yang lain, tidak harus kita berangan-angan akan Rahmat Allah lantas selesa dengan berbuat dosa. Kita memujuk hati dengan mengatakan, “Allah itu kan Maha Pengampun, jadi tak ada masalah berbuat dosa berkali-kali.” Anggapan yang sebegini akan menjerumuskan kita lebih jauh ke dalam lembah kemaksiatan sehingga semakin sukar untuk kita kembali.

Maka, jangan tunggu dosa itu bertampuk dan semakin menggelapkan hati. Tatkala kita terdetik untuk bertaubat, teruskanlah taubat itu dan jangan lengah-lengahkan atau tangguhkan. Setiap kali kita tergelincir, bertaubatlah. Allah tak mengira berapa kali kita sudah melakukan dosa tersebut, tetapi Allah pasti menerima taubat setiap hamba-Nya yang ikhlas dan lahir daripada sudut hati yang sedar akan kekuasaan Allah.

Jangan biarkan taubat itu tersisih di pinggiran hati, masukkan ia ke dalam hati dan laluilah jalan yang diredhai Allah. Mudah-mudahan Allah tidak menyisihkan kita di hari perhitungan di pinggiran Neraka, bahkan di jurang api neraka. Na’udzubillah!

“Dan Allah hendak menerima taubatmu, sedang orang-orang yang mengikuti keinginannya menghendaki agar kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran). Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, kerana manusia diciptakan (bersifat) lemah.” (An-Nisaa’: Ayat 27-28)

(iluvislam.com)
________________
“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula)” (Ar-Rahman: 60) 
هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Shared By: bicara.hidayah 2 ( .. buat diriku ..)
Foto Illustrasi: Flickr.com

Sumber: Facebook - Bicara Hidayah
29 Okt 2013

Saturday, 26 October 2013

2013 : SRJK (CINA) CHUKAI, KEMAMAN, TERENGGANU

LOKASI: SRJK (CINA) CHUKAI, KEMAMAN, TERENGGANU
TARIKH: 26 OKTOBER 2013


Jarak perjalanan dari Kuala Lumppur ke Kemaman ialah lebihkurang 288 km memakan masa perjalanan selama hampir 3 jam 19 minit. 

Yayasan Jantung Malaysia kali ini bekerjasama dengan Lions Club of Chukai, Kemaman menganjurkan Program Kesedaran Penyakit Jantung yang berlansung di SRJK (Cina) Chukai, Kemaman pada 26 Oktobr 2013. 
Program yang berlansung dari jam 9.00 pagi hingga 3.00 petang ini telah dihadiri oleh seramai 111 orang penduduk berdekatan. 



















Muhd. Nawawi dari Yayasan Jantung Malaysia















KEMAMAN, TERENGGANU
Kemaman adalah merupakan salah satu pintu gerbang masuk ke Terengganu yang bersempadan dengan Pahang dan Dungun disebelah utara. Pusat Daerah Kemaman ialah Chukai. 
Daerah Kemaman terbahagi kepada 11 mukim dengan pusat pentadbiran dan ekonominya tertumpu di bandar Chukai Daerah Kemaman telah muncul sebagai salah sebuah daerah yang maju di negeri Terengganu terutama dengan munculnya pelbagai jenis industri terutama yang berkaitan dengan industri petro kimia.
Di daerah Kemaman juga terdapat sebuat pusat pendidikan tinggi yang bertaraf lima bintang, iaitu Kolej Universiti TATI (TATiUC) di Teluk Kalung yang menawarkan kursus-kursus teknikal dan kemahiran khususnya kepada penuntut dari seluruh negara.
Kemaman pernah disebut dalam peta dunia oleh sejarawan Mesir bernama Ptolemy.


Semasa di Kemaman, kami menginap di sebuah hotel budget di Kemaman iaitu Pok Eng Tin Hotel yang terletak di Jalan Kubang Kurus, Taman Chukai Utama, Kemaman. Jaraknya ke SJK (Cina) Chukai hanyalah lebih kurang 1.7 km. 

Pok Eng Tin Hotel
Jalan Kubang Kurus
Taman Chukai Utama
24000 Kemaman
Terengganu
Tel: 09-859 9188



LEBUHRAYA PANTAI TIMUR
Untuk ke Kemaman kami melalui Lebuhraya Pantai Timur yang merupakan jaringan lebuhraya yang menghubungkan Pantai Timur dan Pantai Barat di Semenanjung Malaysia. Ia merupakan sambungan kepada lebuhraya Karak yang bermula dari Karak hingga ke Kuala Terengganu, melalui Lanchang, Mentakab, Temerloh, Chenor, Maran, Sri Jaya, Gambang, Kuantan, Jabor, Chenih, Chukai, Kijal, Kerteh, Paka, Dungun, Bukit Besi, Ajil, Temelong dan tamat di Chendering berdekatan dengan Kuala Terengganu. 






Berhenti untuk makan tengahari di Hentiah Rehat Temerloh..





Zulheimy Maamor
YJM 
2.11.2013 : 7.55 pm