Tuesday, 30 June 2015

Siapa Terrorist?

Dalam SEJARAH dunia, Banyak Manusia yang Tidak Berdosa telah menjadi Korban Pembunuhan secara BRUTAL, Diantaranya Oleh :
1) "Hitler"

Apakah Anda tahu siapa dia ?!!
Dia adalah seorang Kristen, namun media tidak akan pernah memanggil dia dengan nama TERORIS Kristen


2) "Joseph Stalin disebut sebagai Paman Joe".
Dia telah membunuh 20 juta manusia termasuk 14,5 juta yang mati kelaparan.
Apakah dia seorang Muslim ??!! BUKAN !!!

3) "Mao Tse Tsung (Cina)"
Dia telah membunuh 14-20 juta manusia.
Apakah dia seorang Muslim ??!! BUKAN !!!

4) "Benito Mussolini (Italia)"
Dia telah membunuh 400 ribu manusia.
Apakah dia seorang Muslim ??!! BUKAN !!!

5) "Ashoka" Dalam Kalinga Pertempuran
Dia telah membunuh 100 ribu manusia.
Apakah dia seorang Muslim ??!! BUKAN !!!

6) Embargo yang dimasukkan oleh George Bush di Irak,
1/2 juta anak telah tewas di Irak saja !!!

Bayangkan !!!
Mereka diatas TIDAK PERNAH disebut TERORIS oleh media.

Mengapa Hari ini sebagian besar non-muslim takut dengan mendengar kata-kata "JIHAD".
Jihad adalah kata Arab yang berasal dari akar kata bahasa Arab "jahada" yang berarti "BERJUANG" atau "BERSUNGGUH-SUNGGUH" melawan kejahatan dan ketidak adilan.
Itu tidak berarti membunuh orang tidak berdosa.
Perbedaannya adalah kita berdiri MELAWAN KEJAHATAN, bukan dengan kejahatan ".
Anda masih berpikir bahwa Islam adalah masalah ???
Coba Renungkan dan Fikir baik baik ....

1. Pertama Perang Dunia, 17 juta orang mati
(Disebabkan oleh NON-MUSLIM)

2. Kedua Perang Dunia, 50-55 Juta orang mati 
(Disebabkan oleh NON-MUSLIM )

3. Nagasaki bom atom 200.000 mati
(Disebabkan oleh NON-MUSLIM )

4. Perang di Vietnam, lebih dari 5 juta orang mati 
(Disebabkan oleh NON-MUSLIM)

5. Perang di Bosnia / Kosovo, lebih 5,00,000 mati 
(Disebabkan oleh NON-MUSLIM)

6. Perang di Irak (sejauh ini) 12.000.000 kematian
(Disebabkan oleh NON-MUSLIM)

7. Afghanistan, Irak, Palestina, Burma dll 
(Disebabkan oleh NON-MUSLIM)

8. Di Kamboja 1975-1979, hampir 3 juta kematian 
(disebabkan oleh NON-MUSLIM).

"ORANG MUSLIM BUKANLAH TERORIS DAN TERORIS BUKANLAH ORANG MUSLIM. "
TERORIS SESUNGGUHNYA ADALAH APA YANG TELAH DISEBUTKAN DIATAS
Hapus standar ganda Legalitas Pembunuhan atas nama TERORIS
Silakan berbagi sebanyak yang Anda bisa

Sumber : Facebook
30 Jun 2015

Friday, 26 June 2015

Why Pork is Haram in Islam ~ 15 Things You Should Know About Pigs:

1) A pig is a real garbage gut. It will eat anything including urine, excrement, dirt, decaying animal flesh, maggots, or decaying vegetables. They will even eat the cancerous growths off other pigs or animals.

2) The meat and fat of a pig absorbs toxins like a sponge. Their meat can be 30 times more toxic than beef or venison.
3) When eating beef or venison, it takes 8 to 9 hours to digest the meat so what little toxins are in the meat are slowly put into our system and can be filtered by the liver. But when pork is eaten, it takes only 4 hours to digest the meat. We thus get a much higher level of toxins within a shorter time.
4) Unlike other mammals, a pig does not sweat or perspire. Perspiration is a means by which toxins are removed from the body. Since a pig does not sweat, the toxins remain within its body and in the meat.
5) Pigs and swine are so poisonous that you can hardly kill them with strychnine or other poisons.
6) Farmers will often pen up pigs within a rattlesnake nest because the pigs will eat the snakes, and if bitten they will not be harmed by the venom.
7) When a pig is butchered, worms and insects take to its flesh sooner and faster than to other animal's flesh. In a few days the swine flesh is full of worms.
Swine and pigs have over a dozen parasites within them, such as tapeworms, flukes, worms, and trichinae. There is no safe temperature at which pork can be cooked to ensure that all these parasites, their cysts, and eggs will be killed.
9) Pig meat has twice as much fat as beef. A 3 oz T bone steak contains 8.5 grams of fat; a 3 oz pork chop contains 18 grams of fat. A 3 oz beef rib has 11.1 grams of fat; a 3 oz pork spare rib has 23.2 grams of fat.
10) Cows have a complex digestive system, having four stomachs. It thus takes over 24 hours to digest their vegetarian diet causing its food to be purified of toxins. In contrast, the swine's one stomach takes only about 4 hours to digest its foul diet, turning its toxic food into flesh.
11) The swine carries about 30 diseases which can be easily passed to humans. This is why God commanded that we are not even to touch their carcase (Leviticus 11:8).
12) The trichinae worm of the swine is microscopically small, and once ingested can lodge itself in our intestines, muscles, spinal cord or the brain. This results in the disease trichinosis. The symptoms are sometimes lacking, but when present they are mistaken for other diseases, such as typhoid, arthritis, rheumatism, gastritis, MS, meningitis, gall bladder trouble, or acute alcoholism.
13) The pig is so poisonous and filthy, that nature had to prepare him a sewer line or canal running down each leg with an outlet in the bottom of the foot. Out of this hole oozes pus and filth his body cannot pass into its system fast enough. Some of this pus gets into the meat of the pig.
14) According to Jewish law, pork is one of a number of foods forbidden from consumption by Jews. These foods are known as "non-kosher" foods. In order for a meat to be kosher, it must first come from a kosher animal. A kosher animal must be a ruminant and have split hooves - therefore cows, sheep, goats and deer are all kosher, whereas camels and pigs (having each only one sign of kashrut) are not kosher.
15) Quran, Holy book of Muslims also prohibits consumption of pork.
"He has made unlawful for you that which dies of itself and blood and the flesh of swine and that on which the name of any other than Allah has been invoked. But he who is driven by necessity, being neither disobedient nor exceeding the limit, then surely, Allah is Most Forgiving, Merciful." Quran 2:173

I cannot understand why anyone would eat it. You might as well vacuum all day and then take the vacuum bag and make a nice soup out of it.

" Of course our Creator has given us the health laws through the Holy Quran and not eating pigs is even CLEARLY mentioned in the Bible (Leviticus 11:07)
But some humans think they are more intelligent than the Creator so they choose
~Repost
Resource: From Facebook

Allah Menurunkan Penyakit dan Obatnya

Oleh : Ustadz Abu Adib
💚💚
 Diriwayatkan oleh Imam Bukhari di dalam sh ahihnya, dari shahabat Abu Hurairah bahwasanya Nabi bersabda,

مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شَفَاءً
“Tidaklah Allah turunkan penyakit kecuali Allah turunkan pula obatnya”

💚💚
 Dari riwayat Imam Muslim dari Jabir bin Abdillah dia berkata bahwa Nabi bersabda,

لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ، فَإِذَا أَصَابَ الدَّوَاءُ الدَّاءَ، بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ
“Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.”
(HR. Muslim)

💚💚
 Diriwayatkan pula dari musnad Imam Ahmad dari shahabat Usamah bin Suraik , bahwasanya Nabi bersabda,

كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَجَاءَتِ اْلأَعْرَابُ، فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، أَنَتَدَاوَى؟ فَقَالَ: نَعَمْ يَا عِبَادَ اللهِ، تَدَاوَوْا، فَإِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمْ يَضَعْ دَاءً إِلاَّ وَضَعَ لَهُ شِفَاءً غَيْرَ دَاءٍ وَاحِدٍ. قَالُوا: مَا هُوَ؟ قَالَ: الْهَرَمُ “
"Aku pernah berada di samping Rasulullah b. Lalu datanglah serombongan Arab dusun. Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, bolehkah kami berobat?” Beliau menjawab: “Iya, wahai para hamba Allah, berobatlah. Sebab Allah I tidaklah meletakkan sebuah penyakit melainkan meletakkan pula obatnya, kecuali satu penyakit.” Mereka bertanya: “Penyakit apa itu?” Beliau menjawab: “Penyakit tua.”
(HR. Ahmad, Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi, ) beliau berkata bahwa hadits ini hasan shahih.

Syaikhuna Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i menshahihkan hadits ini dalam kitabnya Al-Jami’ Ash-Shahih mimma Laisa fish Shahihain, 4/486) D ari Ibnu Mas’ud , bahwa Rasulullah bersabda
: إِنَّ اللهَ لَمْ يَنْزِلْ دَاءً إِلاَّ أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً، عَلِمَهُ مَنْ عَلِمَهُ وَجَهِلَهُ مَنْ جَهِلَهُ “
Sesungguhnya Allah SWT
tidaklah menurunkan sebuah penyakit melainkan menurunkan pula obatnya. Obat itu diketahui oleh orang yang bisa mengetahuinya dan tidak diketahui oleh orang yang tidak bisa mengetahuinya.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Al-Hakim, beliau menshahihkannya dan disepakati oleh Adz-Dzahabi. Al-Bushiri menshahihkan hadits ini dalam Zawa`id-nya. Lihat takhrij Al-Arnauth atas Zadul Ma’ad, 4/12-13)

💐💐
 Para pembaca yang mulia, hadits-hadits di atas memberikan pengertian kepada kita bahwa semua penyakit yang menimpa manusia maka Allah turunkan obatnya. Kadang ada orang yang menemukan obatnya, ada juga orang yang belum bisa menemukannya. Oleh karenanya seseorang harus bersabar untuk selalu berobat dan terus berusaha untuk mencari obat ketika sakit sedang menimpanya.

'Namun sangat disayangkan, di masa sekarang terkadang seorang terjatuh pada kesalahan dalam mencari obat. Itu semua disebabkan karena lemahnya kesabaran dan kurangnya ilmu pengetahuan, baik ilmu tentang agamanya maupun ilmu tentang pengobatan. 
Mereka berobat dengan cara yang berseberangan dengan syari’at bahkan terjatuh dalam pelanggaran syari’at. Bahkan ada pula yang sampai pada cara-cara kesyirikan dan kekufuran, yang mereka istilahkan dengan “Pengobatan Alternatif.” Dalam beberapa penanganan pasien, sang “dokter alternatif” kadang membacakan bacaan-bacaan tertentu atau mantra-mantra tertentu yang semua mantra dan bacaan itu tidak dikenal dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah (petunjuk Rasulullah). 
'Mereka juga melakukan gerakan-gerakan tertentu atau mungkin dengan syarat-syarat tertentu yang harus disiapkan sebelum pengobatan. Terkadang pula kaum muslimin dalam berobat datang kepada orang pinter (paranormal). Sebagian dari mereka tidak menamai diri mereka “dukun” atau “tukang santet”, tapi mereka menamakan diri mereka dengan sebutan “kiyai”.

Atribut keislaman yang mereka (kiyai) sandang menjadikan sebab tertipunya kaum muslimin. Seperti jubah putih nan panjang, tasbih yang dikalungkan di lehernya, atau dengan sebagian ayat-ayat Al-Qur’an yang mereka baca atau yang lainnya menjadikan kaum muslimin tertipu. Kaum muslimin mengira mereka sebagai orang yang pinter, shaleh dan sakti mandraguna, sehingga langsung mempercayainya.
Padahal Nabi kita yang mulia bersabda, مَنْ أَتَي عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِيْنَ لَيْلَةً
“Barang siapa yang mendatangi seorang dukun kemudian dia bertanya tentang sesuatu (dia mempercayainya) maka shalatnya tidak diterima selama 40 hari.” Ini adalah peringatan sekaligus ancaman dari Rasulullah tentang besarnya dosa perbuatan tersebut.
"Seorang muslim harus selalu berbaik sangka kepada Allah dan selalu menyadari bahwa Allah akan memberikan pahala dan ampunan dari dosa dan kesalahannya manakala dia sabar ketika musibah itu menimpa padanya dan harus selalu ingat sabda nabinya yang mulia, dimana Nabi pernah bersabda,
مَا يُصِيْبَ الْمُسْلِمُ مِنْ نَصْبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حَزَنٍ وَلَا أَذَى وَلَا غ

Sumber : Facebook
26 June 2015 : 11.48pm

Wednesday, 24 June 2015

SAKIT DAN RAMADHAN

Menurut Pakar Perunding Gastroenterologi dan Perubatan Dalaman, Pusat Perubatan Universiti Kebangsaan Malaysia, Profesor Madya Dr. Raja Affendi Raja Ali, selaku pesakit, golongan ini haruslah bijak menimbang tara antara kewajipan berpuasa dan kewajipan menjaga kesihatan.
Jelasnya, bagi membantu pesakit membuat keputusan, satu langkah yang boleh diambil adalah mendapatkan khidmat nasihat doktor sebelum bermulanya bulan Ramadan.
Menurut Dr. Raja Affendi, gastrik dan ulser perut adalah dua penyakit yang berbeza. Gastrik atau istilah perubatannya bermaksud perut dan gastritis merupakan keradangan pada dinding perut manakala ulser pula adalah luka akibat hakisan asid perut.
"Kedua-duanya boleh terjadi akibat jangkitan bakteria helicobacter pylori yang memerlukan penggunaan ubat penahan sakit tertentu (sepertiibuprofen, naproxen, aspirin dan lain-lain), pengambilan steroid yang berlebihan serta merokok.
"Lazimnya, kedua-dua penyakit ini boleh menyebabkan perasaan sebu (dyspepsia) di hulu hati.
"Individu berkenaan boleh didiagnos melalui endoskopi serta pengesanan jangkitan helicobacter pylori menggunakan sampel biopsi yang diambil pada dinding perut," kata Dr. Raja Affendi.
Pengesanan jangkitan helicobacter pylori kata Dr. Raja Affendi, boleh juga dibuat melalui ujian darah, najis dan perhembusan nafas (urea breath test).
Katanya, seandainya pesakit mampu berpuasa, langkah paling asas yang boleh diambil bagi mengurangkan komplikasi gastritis dan ulser adalah mengawal tabiat pemakanan sepanjang bulan Ramadan.
" Rasulullah SAW menyarankan kita untuk melewatkan waktu bersahur dan mengawal pemakanan waktu berbuka puasa,
"Seterusnya, elakkan daripada terus tidur selepas bersahur kerana ia boleh menyumbang kepada refluks asid," katanya.
Ujar Dr. Raja Affendi, semasa berbuka puasa pula, pengambilan makanan secara berlebihan berisiko mendatangkan rasa sebu (dyspepsia) di hulu hati dan refluks asid yang boleh mendatangkan rasa masam di tekak serta mulut.
Oleh itu katanya, bersederhana dalam berbuka puasa dengan mengambil makanan dalam kuantiti yang sedikit tetapi berkala.
"Misalnya berbuka puasa dahulu dengan buah kurma dan sedikit kuih sebelum solat Maghrib diikuti hidangan utama yang seimbang sebelum solat Tarawih.
"Seeloknya kita berhenti makan tiga hingga empat jam sebelum tidur bagi merehatkan saluran pencernaan, jadi cubalah meminimakan tabiat makan ketika moreh selepas Tarawih," katanya.
Dr. Raja Affendi memberitahu, makanan yang terlalu pedas, berempah dan berasid seperti air berkarbonat boleh menyebabkan keradangan pada dinding perut manakala minuman berkafein pula seperti kopi menyahhidratkan air melalui saluran kencing.
Sehubungan dengan itu katanya, pengambilan makanan sebegini haruslah dikurangkan. Alternatif terbaik adalah dengan memakan makanan yang mempunyai kesemua nutrien yang diperlukan badan di samping banyak meminum air masak secara berkala.
Jelasnya, pada umumnya, terdapat beberapa jenis ubat untuk mengawal gastritis dan ulser perut.
Namun nasihatnya, doktor diperlukan sebelum mendapatkan ubat-ubat ini di farmasi kerana dosnya mungkin berbeza mengikut individu. 

- Sumber : Utusan Online 9 Julai 2013

Sunday, 21 June 2015

WAKTU SAHUR

Dr. Maza.com

Waktu sahur berlanjutan sehinggalah masuknya waktu subuh. Andaian bahawa puasa itu mesti bermula sepuluh atau dua puluh minit sebelum subuh adalah tidak tepat. Hadis Zaid di atas tadi, bukan menunjukkan sahur itu wajib berhenti kadar 50 ayat sebelum azan, tetapi menunjukkan amalan Nabi s.a.w yang dilihat oleh Zaid. Buktinya, Aisyah r.a menyebut: 
أَنَّ بِلاَلًا كَانَ يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يُؤَذِّنَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ، فَإِنَّهُ لاَ يُؤَذِّنُ حَتَّى يَطْلُعَ الفَجْرُ
“Sesungguh Bilal azan pada waktu malam (azan pertama Subuh, sebelum masuk waktu). Maka Rasulullah s.a.w pun bersabda: “Makan dan minumlah sehingga Ibn Ummi Maktum azan, kerana beliau tidak akan azan melainkan setelah masuk waktu fajar (subuh)" (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menunjukkan pada zaman Nabi s.a.w ada dua kali azan bagi waktu subuh. Ini seperti yang diamalkan di kebanyakan dunia Islam terutamanya Mekah dan Madinah. Azan pertama sebelum masuk waktu, ia dilaungkan oleh Bilah bin Rabah. Azan kedua, oleh sahabat Nabi s.a.w yang merupakan seorang buta, beliau Abdullah ibn Ummi Maktum. Maka Nabi s.a.w mengizinkan seseorang yang hendak berpuasa itu makan sehingga azan kedua, iaitu masuk waktu subuh yang sebenar, maka barulah berhenti.
Al-Quran sendiri menjelaskan tentang hal ini dengan menyatakan:
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ
(maksudnya): "Makan dan minumlah kamu sehingga ternyata benang putih dari benang hitam dari waktu fajar, kemudian sempurnakanlah puasa sehingga waktu malam" (Surah al-Baqarah: 187).

Maka penentu bagi waktu terakhir sahur adalah masuknya waktu subuh yang sebenar, bukan beberapa minit atau belasan minit sebelum subuh. Dalam riwayat Muslim, Nabi s.a.w bersabda: 
لَا يَغُرَّنَّكُمْ مِنْ سَحُورِكُمْ أَذَانُ بِلَالٍ، وَلَا بَيَاضُ الْأُفُقِ الْمُسْتَطِيلُ هَكَذَا، حَتَّى يَسْتَطِيرَ هَكَذَا
“Jangan kamu tersilap disebabkan azan Bilal, ataupun warna putih yang memanjang sehinggalah kelihatan waktu fajar (sebenar)”.

Maka berdasar al-Quran dan hadis-hadis di atas, juga pelbagai riwayat yang lain, maka waktu ‘imsak’ yang sebenarnya bermula apabila masuknya waktu subuh, bukan beberapa minit atau belasan minit sebelum subuh. Maka, apabila seseorang bangun bersahur dan didapati waktu subuh belum masuk sekalipun hanya tinggal beberapa minit, dia tetap boleh memakan sahurnya sehinggalah masuknya waktu subuh.
Sumber: Facebook (Dr.Maza)
21.6.2015 : 5.06 am

Thursday, 18 June 2015

Lanchang / FELDA Lakum (2015)

Pada 17 Mei 2015, Saya dan Awareness Team Yayasan Jantung Malaysia telah mengadakan program Pemeriksaan Kesihatan di FELDA Lakum, Lanchang, Pahang. 
Ini bukanlah kali pertama saya ke Lanchang, pada tahun lepas (2014) kami pernah mengadakan Program yang sama di Kampung Bolok Hulu, Lanchang, Pahang. 

Rujuk :


FELDA LAKUM, LANCHANG, PAHANG


Lakum pada asalnya adalah hutan dara dan telah dibangunkan oleh Lembaga Kemajuan Tanah Persekutuan (FELDA) pada 1975. Ia tertelak di Mukim Semantan, Daerah Temerloh. Nama Felda Lakum diambil sempena nama sejenis pokok hutan yang terdapat didalam hutan Simpang Lakum. 
FELDA Lakum terletak di dalam kawasan Parlimen Temerluh dan Dewan Undangan Negeri Lanchang. `
FELDA Lakum berjiran dengan FELDA Bukit Damar dan FLEDA Mempaga. 








HOMESTAY ZULKIFLI 
KG. SOKMEK, BOLOK HULU, LANCHANG, PAHANG


Kampong Bolok Hulu adalah sebuah perkampungan tradisional yang terletak di daerah Lanchang, Pahang, kira-kira 67 kilometer dari Kuala Lumpur. 
Mungkin ramai yang tidak pernah mendengar nama Kampung Bolok Hulu termasuk juga saya sebelum saya tiba di Kampung ini. Sebenarnya kampung ini terletak berdekatan dengan Pusat Pemeliharaan Gajah di Kuala Gandah, Pusat Pemeliharaan Rusa di Bukit Rengit dan juga Institut Biodiversiti juga di Bukit Rengit. (sila klik pada Rujukan).
Sepanjang program kami menginap di Homestay Zulkifli di Kampong Sokmek, Bolok Hulu, Lanchang, Pahang. 




 
 












ZULHEIMY MAAMOR
18.6.2015 (1 RAMADHAN 1436H)

Tuesday, 16 June 2015

Kajian NASA Buktikan Bulan Benar-Benar Pernah Terbelah membuktikan KETEPATAN keterangan Al-Quran!


Kajian sains oleh angkasawan NASA mendapati bahawa seketika dulu bulan pernah terbelah dua. Kajian ini dijalankan apabila gambar-gambar yang dirakamkan oleh satelit dan teleskop menunjukkan terdapat garisan rekahan pada bulan. NASA telah menghantar 3 angkasawanya untuk kajian yang lebih terperinci tentang bulan . Setelah mereka membuat kajian, kesimpulannya, bahawa bulan pernah terbelah dua. Setelah hasil kajian ini didedahkan kepada umum, alangkah terkejutnya mereka, apabila diberitahu bahawa kisah bulan terbelah dua ini telah diceritakan oleh Al-Quran kira-kira 1400 tahun yang lalu.
Allah berfirman:
“Sungguh telah dekat Hari qiamat, Dan bulan pun telah terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)”
Memang ada hadis yang meriwayatkan peristiwa terbelahnya bulan di zaman Nabi saw. masih di Mekah.Hal ini terjadi ketika kaum musyrikin ’mencabar’ Nabi untuk menunjukkan bukti kenabiannya dengan meminta membelah bulan.
Ini adalah beberapa di antaranya:
Hadis daripada Abdullah bin Mas’ud ra., Ia berkata: Bulan terbelah menjadi dua pada masa Rasulullahsaw., Lalu Rasulullah saw. bersabda: Saksikanlah oleh kalian. (Shahih Muslim No.5010)
Hadis daripada Anas ra.: Bahawa penduduk Mekah meminta kepada Rasulullah saw. untuk diperlihatkan kepada mereka satu mukjizat (tanda kenabian), maka Rasulullah saw. memperlihatkan kepada merekamukjizat terbelahnya bulan sebanyak dua kali. (Shahih Muslim No.5013)
Hadis daripada Ibnu Abbas ra.: Sesungguhnya bulan pernah terbelah pada zaman Rasulullah saw ..(Shahih Muslim No.5015)


Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah Munawarah. Orang-orang musyrikberkata, ”Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, cuba tunjukkan kepada kami satukehebatan yang boleh membuktikan kenabian dan kerasulanmu (dengan nada mengejek)?

Rasulullah bertanya, ”Apa yang kamu inginkan?” Mereka menjawab, ”Cuba belah bulan …” Rasulullah pun berdiri dan terdiam, berdoa kepada Allah agar menolongnya. Lalu Allah memberitahu Muhammadsaw agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan danterbelahlah bulan itu dengan sendirinya. Serta-merta orang-orang musyrik pun berkata, ”Muhammad,engkau benar-benar telah menyihir kami!”
Akan tetapi para ahli mengatakan bahawa sihir, memang benar boleh saja ”menyihir” orang yang adadisampingnya akan tetapi tidak boleh menyihir orang yang tidak ada di tempat itu. Lalu mereka pun menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan.
Orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulangdari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama dari perjalanan menuju Mekkah, orang-orangmusyrik pun bertanya, ”Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?” Mereka menjawab,”Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauhmasing-masing-nya kemudian bersatu kembali … ”
Maka sebahagian mereka pun beriman, dan sebahagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh kerana itu,Allah menurunkan ayat-Nya: ”Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata,” Ini adalah sihiryang terus-menerus ”, dan mereka mendustakannya , bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap … (sampai akhir surah Al-Qamar). Sila baca al-quran untuk selengkapnya

[BONGKARKAN kehebatan ISLAM bersama kami di page Islam itu Hebat]

Monday, 15 June 2015

Berapa Juta Liter Air Zam-Zam?

Berapa banyak air zam-zam yang di ambil setiap kali musim haji? Mari kita kira secara rambang, Jemaah haji yang datang dari seluruh pelusok dunia pada setiap musim haji dewasa ini berjumlah lebih kurang dua juta orang.
Semua jemaah diberi 5 liter air zam-zam ketika pulang ke tanah airnya, jika 2 juta orang membawa pulang masing- masing 5 liter air zam-zam ke negaranya, ini sahaja sudah menjadi 10 juta liter.
Disamping itu sepanjang berada di Mekah dan kebanyakannya jemaah tinggal 25 hari dan setiap orang menghabiskan 1 liter sehari maka jumlahnya sudah 50 juta liter !!.
Dari kajian yang telah dilakukan, ternyata air Zam-Zam mengandung fluoride yang memiliki daya efektif membunuh kuman dan membuat air Zam-Zam seolah-olah sudah mengandung ubat. Perbezaan air Zam-Zam dengan air lain di kota Mekah dan kota lain adalah dari segil kuantiti kalsium dan garam magnesiumnya. Kandungan kedua mineral itu lebih banyak pada air Zam-Zam yang menyebabkan air Zam-Zam dapat memberi kesegaran bagi jemaah yang kehausan. Hal ini dibuktikan oleh seorang doktor dari Universiti Yokohama, Dr. Masaru Emoto. Dr. Masaru Emoto yang mendapati bahawa air zamzam memiliki daya penyembuhan yang luar biasa. Keajaiban struktur air Zam-Zam telah dibuktikan Dr. Masaru Emoto dalam suatu penelitian yang dipaparkan dalam sebuah seminar di Malaysia. Kesimpulannya adalah bahawa tidak ada kandungan air di dunia yang menyamai kandungan air Zam-Zam.Kehebatan lain adalah telaga air Zam-Zam tidak pernah ditumbuhi lumut, sedangkan di seluruh dunia telaga mana pun selalu ditumbuhi lumut dan tumbuhan mikroorganisme yang lain.
Molekul Air Zam-Zam Paling Cantik
Menurut kajian yang dilakukan, molekul air Zam-Zam merupakan molekul air paling cantik dan indah di antara air semua jenis air. Dr. Emoto menjelaskan bagaimana sebuah kata yang diucapkan dapat mempengaruhi bentuk molekul air. Tentu saja setiap doa yang terhembus dari setiap jemaah haji selama ini menjadikan air Zam-Zam sebagai air terindah yang akan terus menghapus dahaga setiap tamu Allah di Makkah.

Subhanallah. Islam itu Hebat

Penemuan Meteorologi dalam Al Quran

Tatkala Rasulullah SAW mengorak langkah untuk menyebarkan dakwah secara terbuka, orang-orang musyrikin Quraisy menuduh baginda yang mencipta ayat-ayat Al-Quran. Jika difikirkan secara logik, Rasulullah SAW adalah seorang yang buta huruf.
Tambahan pula, sepanjang hayat baginda menetap di jazirah Arab yang mengalami purata hujan tahunan yang amat rendah. Bagaimanakah baginda tahu-menahu tentang gumpalan awan seperti gunung serta pembentukan ketulan ais akibat proses pengumpulan awan?
Sudah tentu terdapat ‘penyampai’ yang menitip maklumat kepada Rasulullah SAW perihal suasana di atmosfera dan cakerawala. ‘Penyampai’ yang dimaksudkan adalah malaikat Jibrail yang mula membawa wahyu, tanggal 6 Ogos (17 Ramadan) tahun 610 Masihi.
Ini membuktikan bahawa Al-Quran bukanlah suatu kitab ketinggalan zaman yang perlu diubah mengikut perkembangan semasa kerana pelbagai bidang sains seperti astronomi, kosmologi, oseanografi mahupun zoologi sudah pun termaktub di dalamnya.
Saintis Barat seperti Luke Howard, Francis Beaufort, Cleveland Abbe dan Vilhelm Bjerknes terkial-kial membuat kajian tentang meteorologi sejak 300 tahun lepas, ilmu tersebut sudah pun termaktub dalam Al- Quran sejak 1400 tahun dahulu.
Meteorologi merupakan kajian saintifik tentang atmosfera dan pelbagai proses yang berlaku di dalamnya. Apabila disebut meteorologi, sudah pasti masih ramai yang tidak tahu maksud istilah tersebut berbanding “ramalan cuaca”.
Setelah kajian dilaksanakan oleh stesen kaji cuaca dengan bantuan satelit dan beberapa perkakasan canggih, barulah ramalan cuaca dikeluarkan. Berapakah peratus daripada penonton televisyen yang memberi perhatian terhadap segmen ramalan cuaca yang disiarkan di dalam rancangan televisyen atau radio setiap hari?
Di Malaysia, meteorologi tidak begitu menonjol jika dibandingkan dengan cabang ilmu sains yang lain. Hakikatnya, bertitik tolak dari meteorologi, ia menghasilkan pelbagai kajian sains seperti climatology (kajian tentang iklim), hidrologi, strata vegetasi, botani, zoologi dan biogeografi.
Allah SWT telah mencipta air yang berupaya wujud dalam tiga fasa pada masa yang sama iaitu pepejal, cecair dan gas. Ciri unik ini menghasilkan pelbagai bentuk kehidupan di eko sistem daratan mahupun akuatik. Selain daripada air, parameter seperti keamatan cahaya, suhu, arah pergerakan angin, radiasi elektro magnetik dan tekanan udara turut diambil kira.
Tahukah anda bahawa terdapat beberapa ayat Quran yang memberi gambaran tentang meteorologi? Rujuklah kepada : Surah Al Araaf (7: 57), An Nahl (16: 65), Al Mukminun (23: 18), An-Nur (24: 43), Al Furqaan (25: 48-50), Ar Rum (30: 48), As-Sajdah (32: 27), Fushshilat (41: 39) dan Al Mulk (67: 30).

Kesemua ayat-ayat tersebut adalah di bawah kategori ayat Makiyah kecuali An-Nur (24: 43) merupakan ayat Madaniyah. Surah Ar Rum (30: 48) yang membawa maksud: “Allah, Dialah yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun pada hamba-hamba yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira.”

Jika diteliti ayat di atas, terdapat beberapa proses yang berlaku di dalam atmosfera sebelum hujan turun: Awan Bergerak (Dengan Bantuan Angin) –> Awan Membentang –> Awan Bergumpal –> Hujan Turun.
Surah An-Nur (24: 43) yang membawa maksud: Tidakkah kamu melihat bahawa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bahagian-bahagian)nya, kemudian menjadikan bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah juga menurunkan (butiran-butiran) ais dari langit, iaitu dari gumpalan-gumpalan awan seperti gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya butiran ais kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan dari sesiapa yang dikehendaki-Nya.
Terdapat sedikit perbezaan di antara ayat pertama dan kedua, diringkaskan seperti berikut: Awan Bergerak –> Awan Berkumpul–> Awan Bergumpal/bertindih –> Hujan/butiran Ais Turun.

Surah Ar-Rum (30: 48) menggambarkan tentang klasifikasi awan manakala An-Nur (24: 43) menerangkan tentang proses kerpasan (precipitation).

Ahli-ahli meteorologi telah merumuskan bahawa awan terbahagi kepada dua kategori:

i) Awan membentang: sirus, sirokumulus, altokumulus, altostratus, stratus dan stratokumulus
ii) Awan bergumpal: kumulonimbus, kumulus dan nimbostratus

Awan kumulus tidak bertahan lama. Apabila angin kuat yang mengandungi udara lembap bergerak ke atas, ia akan membentuk awan kumulonimbus yang membawa hujan lebat, petir dan guruh. Awan jenis ini kadangkala mempunyai bahagian atas dan bawah yang leper.
Jika angin bertiup kencang, bahagian atas akan membentuk satu lapisan awan yang dikenali sebagai stratokumulus.Awan stratus terbentuk apabila satu lapisan udara disejukkan pada titik tepu. Selain daripada kumulonimbus, nimbostratus turut ditakuti oleh manusia kerana membawa hujan bagi jangkamasa yang lama. Lantaran itu, ia menyebabkan tanah runtuh, jalan raya merekah serta banjir yang lambat surut.
Kerpasan berlaku ketika titisan air atau hablur ais menjadi cukup berat dalam gumpalan awan dan udara tidak berdaya lagi untuk menghalangnya daripada jatuh ke bumi. Fenomena ini boleh diklasifikasikan kepada dua kategori:

i) bentuk cecair: hujan dan gerimis
ii) hablur ais: salji, hujan beku (freezing rain), untal ais (ice pellets) dan hujan batu (hail)
Hujan beku adalah air hujan yang akan membeku apabila jatuh ke bumi manakala hujan batu terdiri daripada ketulan ais yang mungkin mencapai saiz bola golf. Yang pasti kedua-dua jenis hujan ini membawa kemusnahan kepada tanaman ladang, menumbangkan pokok, merosakkan pencawang elektrik serta bumbung rumah.
Firman Allah SWT dalam Surah Al Mukminun (23: 18): Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran, lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi dan sesungguhnya Kami benar berkuasa menghilangkannya.

Ada pihak yang merujuk istilah ‘suatu ukuran’ atau ‘biqadarin’ (Bahasa Arab) kepada air yang meliputi kira-kira 71% daripada permukaan bumi. Tafsiran itu tidak salah dan boleh diterima tetapi ‘biqadarin’ perlu dilihat dari sudut lain iaitu:
1. Saiz (diameter) titisan air hujan dan hablur ais yang turun akibat kerpasan
- Gerimis adalah titisan air yang berdiameter 0.2-0.5 mm, berasal dari awan stratus. Kedudukan stratus yang rendah membatasi titisan air daripada membesar akibat proses perlanggaran sesama sendiri.
- Titisan air hujan berasal dari nimbostratus berukuran berdiameter 1-2 mm sementara titisan dari kumulonimbus berdiameter 3-6 mm.
- Untal ais adalah partikel berwarna putih dalam bentuk kon atau sfera, berdiameter 1-5 mm. Ia terbentuk apabila itisan air dalam awan berada pada suhu -10C (14F) hingga -20C (-4F).
- Hujan batu (hail) terbentuk ketika hujan lebat, diikuti dengan angin kencang. Proses perolakan angin menolak butiran ais ke arah atas, kembali ke lapisan atas dan tengah awan kumulonimbus. Butiran ais menjadi besar setelah bergabung dengan titisan air.
2. Ukuran purata air hujan yang turun di pelbagai tempat

- Di Lembah Amazon dan Lembah Congo, purata hujan tahunan adalah melebihi 250 sm. Di Pulau Madagascar dan Gunung Kilimanjaro, purata hujan tahunan adalah di antara 50 - 100 sm manakala di Gurun Gobi dan Gurun Great Victoria, purata hujan tahunan hanya mencecah 25sm.

Dengan wujudnya pelbagai purata hujan tahunan serata dunia, maka terbentuklah tujuh kumpulan iklim: Tropika Lembap, Kering, Subtropika, Temperat, Boreal, Kutub dan Tanah Tinggi.
Firman Allah dalam Surah as-Sajdah (32: 27): “Dan apakah mereka tidak memerhatikan bahawa Kami menghalau awan yang mengandungi air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu dengan tanaman yang menjadi sumber makanan binatang ternakan dan mereka sendiri. Maka apakah mereka tidak memerhatikan?”
Ayat di atas menggambarkan satu rantai makanan (food chain) yang ringkas: Air Hujan –> Tumbuh-tumbuhan

(Autotrof) –> Haiwan (Heterotrof)

Autotrof atau pengeluar, membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Haiwan tidak boleh menjadi autotrof kerana ia tidak boleh membuat makanan sendiri. Heterotrof yang terdiri daripada herbivor, karnivor dan omnivor memerlukan autotrof untuk meneruskan kelangsungan hidup.
Semakin tinggi purata hujan tahunan bagi suatu kawasan, maka rantai makanan menjadi lebih kompleks. Dua jenis biogeografi dipilih sebagai perbandingan:
(a) Hutan Amazon dan Kalimantan: berhampiran dengan garis Khatulistiwa (hutan hujan tropika).
Kawasan ini mendapat cahaya matahari sepanjang tahun dan purata hujan tahunan melebihi 250 sm. Oleh itu, kepelbagaian spesies flora dan fauna adalah tinggi, rantai makanan menjadi lebih kompleks, berubah menjadi jaringan makanan. Lebih banyak kitaran biogeokimia berlaku untuk memberi keseimbangan gas dan nutrient, antara organisma dan persekitaran. Misalnya kitaran karbon, kitaran nitrogen, fosforus dan sulfur.
(b) Siberia dan Alaska: berhampiran dengan Kutub Utara (tundra).
Kawasan ini pula memperoleh cahaya matahari enam bulan sekali dan purata hujan tahunan kurang daripada 25 sm. Lantaran itu, kepelbagaian spesies flora dan fauna adalah rendah, rantai makanan adalah ringkas. Semasa musim panas dan lapisan air mencair, beberapa spesies bunga-bunga kecil, rumput dan herba akan kelihatan.
Apa yang jelas, Quran bukannya diturunkan untuk satu umat atau satu abad, tetapi untuk seluruh umat manusia sehingga hari Kiamat kelak. Bagi sesetengah pihak yang menuduh kandungan Quran tidak sesuai diamalkan pada zaman sekarang adalah mereka yang tidak mengkaji Quran secara menyeluruh. Golongan pemikiran cetek dan dangkal ini hanya mengkaji dan mentafsir ayat-ayat yang tertentu sahaja.
- Oleh Mariam Rashid -

MAKNA BACAAN DALAM SOLAT

Allah Maha Besar 

Doa Iftitah 

Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah dengan banyaknya.
Maha suci Allah sepanjang pagi dan petang.
Aku hadapkan wajahku bagi Tuhan yang mencipta langit dan bumi,
dengan suasana lurus dan berserah diri dan aku bukan dari golongan orang musyrik.
Sesungguhnya solatku, Ibadatku, hidupku, matiku adalah untuk Allah Tuhan sekelian alam.
Tidak ada sekutu bagiNya dan kepadaku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagiNya dan aku dari golongan orang Islam. 

Al-Fatihah 

Dengan nama Allah yang maha Pemurah lagi maha Mengasihani.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. 
Yang maha pemurah lagi maha mengasihani.
Yang menguasai hari pembalasan.
Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan.
Tunjukilah kami jalan yang lurus.
Iaitu jalan orang-orang yang Engkau kurniakan nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan jalan mereka yang sesat. 

Bacaan ketika rukuk 

Maha SuciTuhanKu Yang Maha Mulia dan dengan segala puji-pujiannya. 

Bacaan ketika bangun dari rukuk 

Allah mendengar pujian orang yang memujinya. 

Bacaan ketika iktidal 

Wahai Tuhan kami, bagi Engkaulah segala pujian. 

Bacaan ketika sujud 

Maha suci TuhanKu yang Maha Tinggi dan dengan segala puji-pujiannya. 



Bacaan ketika duduk di antara dua sujud 
Ya Allah, ampunilah daku, Rahmatilah daku, kayakan daku, angkatlah darjatku, rezekikan daku, berilah aku hidayah, sihatkanlah daku dan maafkanlah akan daku. 

Bacaan ketika Tahiyat Awal 

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah.
Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya.
Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh.
Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah.
Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad. 

Bacaan ketika Tahiyat Akhir 

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah.
Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya.
Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh.
Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah.
Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad dan ke atas keluarganya.
Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim.
Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini.
Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. 

Doa Qunut 

Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau tunjuki.
Sejahterakanlah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau sejahterakan.
Pimpinlah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau pimpin.
Berkatilah hendaknya untukku apa-pa yang telah Engkau berikan padaku.
Jauhkanlah aku daripada segala kejahatan yang telah Engkau tetapkan.
Sesungguhnya hanya Engkau sahajalah yang menetapkan, dan tidak sesiapapun yang berkuasa menetapkan sesuatu selain daripada Engkau.
Sesungguhnya tidak terhina orang yang memperolehi pimpinanMu.
Dan tidak mulia orang-orang yang Engkau musuhi.
Telah memberi berkat Engkau, ya Tuhan kami dan maha tinggi Engkau.
Hanya untuk Engkau sahajalah segala macam puji terhadap apa-apa yang telah Engkau tetapkan.
Dan aku minta ampun dan bertaubat kepada Engkau. 
Dan Allah rahmatilah Muhammad, Nabi yang ummi dan sejahtera keatas keluarganya dan sahabat-sahabatnya. 


"wahai tuhan ku , aku tak layak utk kesyurgamu ...namun tak pula aku sanggup
keNerakamu.. ..kami lah hamba yang mengharap belas kasihan darimu ."ya allah
jadikan lah kami hamba2 mu yang bertaqwa..ampunkan dosa2 kami .kedua 
ibubapa kami .dosa semua umat2 islam yang masih hidup mahupun yang telah meninggal
dunia" amin...

Sumber: Dari Internet
15 June 2015